Jangan Pernah Putus Asa ALLAH Pengampun Dosa ALLAH Penyembuh Luka
Setiap dosa yang kita lakukan bagaikan noda-noda yang akan terus menghalangi jalan kita menuju Allah, ketika kamu berbuat dosa maka sebetulnya kamu telah melukai dirimu sendiri, Allah tidak dirugikan atas perbuatan dosa-dosa manusia, justru kamulah yang akan binasa jika kamu terus berbuat maksiat
Ketika jiwa merasa kesal dan kecewa, mengenang dosa-dosa yang telah di lakukan, kadang hati merasa hampa dengan kesalahan itu dan ketika harapan dirasakan tiada lagi maka........................
Ketahuilah bahwa Islam tidak pernah meletakkan perantaraan antara manusia dengan Robnya.......
Kapan saja, siapa saja manusia itu, dimana saja dia berada, bangsa apa dia, Dari keturunan apa dia , siapa ibu bapaknya, jika dia ingin berhubung langsung dengan Allah Azza wajalla atau ingin kembali kepadanya maka tidak pernah ada halangan, QS. Azzumar :53
sabda nabi tentang memperolok orang pendosa:
sebab dia tidak memberikan nilai rahmat Allah kepada orang
Ketika diri tak lagi sanggup untuk melepaskan sega resah di jiwa
hadis nabi tentang menutup aib saudaranya
seeorang datang kepada nabi yang bernama maiz bin malik dan menngtakan di atelah berzina dan dia minta bersihkan diriku wahai rasul
islam menyuruh manusia untuk menutup rapat aib diri sendiri dan menutup aib orang lain
sampai kapan pun dan dimana pun.
islam tidak menyuruh kita untuk membuat pengakuan bahwa kita adalah pendosa
agama menyuruh istigfar dan kembalilah kejalan Allah mohon ampun kepadanya. Allah selalu membuka pintu keampunan siang dan malam. di siang hari dia mengampuni orang yg berbuat dosa diwaktu malam. dan malam hari Allah mengapuni orang yg berbuat dosa di malam hari.
janga pernah berputus asa dari rahmat dan ke ampunan Allah, teruslah perbaiki diri
dalam islam seluas-luas pintu adalah pintu taubat
hadis qudsi tentang keampunan Allah
Allah maha pengampun dan maha penyayang
apabila kita ingin kembali kejalan Allah, Allah tanya emak kau siapa, bapak kau siapa, dari keturunan mana engkau. Allah tak pernah memandang kita siapa tapi dia melihat hati seberapa sungguh kita datang kepadanya sebesar apa keikhlasan kita.
Abu jahal adlah musuh islam dan senantiasa memerangi nabi tapi anaknya masuk islam dan menjadi sahabat nabi bahkan pernah di percaya menjadi penulis wahyu. Abu supyan juga selau menentang nabi lebih separoh umurnya ddi habiskan untuk memerangi nabi dan kaum muslimin tapi dia berttaubat dan masuk islam.
manusia yang tampil memerangi nabi pun masih Allah terima taubatnya apatah lagi orang biasa yang tidak pernah engkar atas ajaran nabi hanya tersalah dan lalai dengan perintah agama, misal dia minum khamar, berzina, mencuri, korupsi, membunuh kalau dia ingin kembali kepada Islam tidak pernah ada halangan antara dia dengan Allah, sama sekali tidak ada.
ingatlah hanya kepada Allah kita menyembah dan memohon
hadis tentang doa yakin diterima
Albaqoroh :186
semua doa diterima
kita sering kali terlupa bahwa Allah itu lebih tahu apa yang kita perlukan
teruslah berharap kepada Allah dan Terus berhajat kepadanya
Manusia berhubung terus kepadanya
Iblis saja meminta kepada Allah untuk dipanjangkan umurnya sampai hari kemudia Allah perkenankan. padahal durhaka betul iblis itu kepada Allah. tentulah di beri kalau kita meminta kepadanta apa pun yang kita minta.
hadis tentang mendoakan saudara kita akan kembali kpd kita
kalau sudah kita tahu dan sadar juga yaqin dalam hati bahwa Allah maha penganpun penyayang maka berserulah kepada diri pribadi" wahai diri sungguh lemah engkau ini, berapa besar sudah dosa dan salah yang telah engkau buat selama ini, kepada siapa engkau luahkan sakit hati dan derita ini, tak ada satu pun yang dapat menolong dan bahkan mendatangimu sekalipun, ketika kamu mati siapa yang menjadi teman dalam kuburmu nanti, siapa yang menyelamatkanmu dari semua ini, maka bersyukurlah wahai diri bahwa engkau masih mempunyai Allah sebagai robbi. yang ampunannya lebih besar dari keinginnan setiap hamba.
selagi masih ada kesempatan dan selagi nyawa di kandung badan peluang untuk menuju Allah tidak pernah tertutup
Telah diperbaharui oleh penulis dikutip dari Ceramah Prof, Madya Dr. Mohd Asri Zainal Abidin
سُوۡرَةُ الزُّمَر
۞ قُلۡ يَـٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًاۚ إِنَّهُ ۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ (٥٣)
katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa [1] semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (53)sabda nabi tentang memperolok orang pendosa:
sebab dia tidak memberikan nilai rahmat Allah kepada orang
Ketika diri tak lagi sanggup untuk melepaskan sega resah di jiwa
hadis nabi tentang menutup aib saudaranya
seeorang datang kepada nabi yang bernama maiz bin malik dan menngtakan di atelah berzina dan dia minta bersihkan diriku wahai rasul
islam menyuruh manusia untuk menutup rapat aib diri sendiri dan menutup aib orang lain
sampai kapan pun dan dimana pun.
islam tidak menyuruh kita untuk membuat pengakuan bahwa kita adalah pendosa
agama menyuruh istigfar dan kembalilah kejalan Allah mohon ampun kepadanya. Allah selalu membuka pintu keampunan siang dan malam. di siang hari dia mengampuni orang yg berbuat dosa diwaktu malam. dan malam hari Allah mengapuni orang yg berbuat dosa di malam hari.
janga pernah berputus asa dari rahmat dan ke ampunan Allah, teruslah perbaiki diri
dalam islam seluas-luas pintu adalah pintu taubat
hadis qudsi tentang keampunan Allah
Allah maha pengampun dan maha penyayang
apabila kita ingin kembali kejalan Allah, Allah tanya emak kau siapa, bapak kau siapa, dari keturunan mana engkau. Allah tak pernah memandang kita siapa tapi dia melihat hati seberapa sungguh kita datang kepadanya sebesar apa keikhlasan kita.
Abu jahal adlah musuh islam dan senantiasa memerangi nabi tapi anaknya masuk islam dan menjadi sahabat nabi bahkan pernah di percaya menjadi penulis wahyu. Abu supyan juga selau menentang nabi lebih separoh umurnya ddi habiskan untuk memerangi nabi dan kaum muslimin tapi dia berttaubat dan masuk islam.
manusia yang tampil memerangi nabi pun masih Allah terima taubatnya apatah lagi orang biasa yang tidak pernah engkar atas ajaran nabi hanya tersalah dan lalai dengan perintah agama, misal dia minum khamar, berzina, mencuri, korupsi, membunuh kalau dia ingin kembali kepada Islam tidak pernah ada halangan antara dia dengan Allah, sama sekali tidak ada.
ingatlah hanya kepada Allah kita menyembah dan memohon
hadis tentang doa yakin diterima
Albaqoroh :186
سُوۡرَةُ البَقَرَة
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ (١٨٦)
" Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka [jawablah], bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi [segala perintah] Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (186)
semua doa diterima
kita sering kali terlupa bahwa Allah itu lebih tahu apa yang kita perlukan
teruslah berharap kepada Allah dan Terus berhajat kepadanya
Manusia berhubung terus kepadanya
Iblis saja meminta kepada Allah untuk dipanjangkan umurnya sampai hari kemudia Allah perkenankan. padahal durhaka betul iblis itu kepada Allah. tentulah di beri kalau kita meminta kepadanta apa pun yang kita minta.
hadis tentang mendoakan saudara kita akan kembali kpd kita
kalau sudah kita tahu dan sadar juga yaqin dalam hati bahwa Allah maha penganpun penyayang maka berserulah kepada diri pribadi" wahai diri sungguh lemah engkau ini, berapa besar sudah dosa dan salah yang telah engkau buat selama ini, kepada siapa engkau luahkan sakit hati dan derita ini, tak ada satu pun yang dapat menolong dan bahkan mendatangimu sekalipun, ketika kamu mati siapa yang menjadi teman dalam kuburmu nanti, siapa yang menyelamatkanmu dari semua ini, maka bersyukurlah wahai diri bahwa engkau masih mempunyai Allah sebagai robbi. yang ampunannya lebih besar dari keinginnan setiap hamba.
selagi masih ada kesempatan dan selagi nyawa di kandung badan peluang untuk menuju Allah tidak pernah tertutup
Telah diperbaharui oleh penulis dikutip dari Ceramah Prof, Madya Dr. Mohd Asri Zainal Abidin

Ya...Allah......sungguh engkau Maha Pengampun
BalasHapusSangat menyentuh........